Senin, 30 Maret 2015

1:24:00 AM
A. Pengertian Komunikasi



Manusia sebagai makhluk sosial, selalu berkeinginan untuk dapat berhubungan dengan manusia lain. Untuk dapat berhubungan dengan yang lainnya, manusia butuh sebuah proses yang dikenal komunikasi. Dengan berkomunikasi manusia dapat menyampaikan ide, gagasan, dan keinginannya ke pada manusia lain.


Jika dilihat dari esklopedia bebas wikipedia, secara etimologis komunikasi berasal dari bahasa Latin "communis" yang berarti "sama". Namun ada beberapa kata lain yang dapat menjadi asal kata dari komunikasi, yaitu communico, communicatio atau communicare yang berarti "membuat sama". Maka komunikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. Oleh sebab itu, komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk dapat memahami satu dengan yang lainnya.


Secara paradigmatis, komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu atau mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik langsung secara lisan maupun tak langsung melalui media (Effendy, 2006: 5).


Pengertian komunikasi memang sangat sederhana dan mudah dipahami, tetapi dalam pelaksanaannya sangat sulit dipahami, terlebih lagi bila yang terlibat komunikasi memiliki referensi yang berbeda, atau di dalam komunikasi berjalan satu arah misalnya dalam media massa, tentunya untuk membentuk persamaan ini akan mengalami banyak hambatan (Wahyudi, 1986: 29).


Pengertian komunikasi menurut Berelson dan Starainer dalam Fisher adalah penyampaian informasi, ide, emosi, keterampilan, dan seterusnya melalui penggunaan simbol kata, angka, grafik dan lain-lain (Fisher, 1990:10). Sedangkan menurut Onong U. Effendy (1984:6), komunikasi adalah peristiwa penyampaian ide manusia.


Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa komunikasi adalah proses penyampaian pesan berupa informasi, ide, emosi, keterampilan, dan seterusnya melalui simbol-simbol untuk mengubah sikap, pendapat, atau perilaku menggunakan media.




B. Pentingnya Komunikasi


Harold D. Laswell seorang peletak dasar ilmu komunikasi menyebutkan tiga fungsi dasar yang menjadi penyebab, mengapa manusia perlu berkomunikasi. 

Hasrat manusia untuk mengontrol lingkugannya
Melalui komunikasi manusia dapat mengetahui peluang yang ada untuk dimanfaatkan, dipelihara dan menghindar pada hal-hal yang mengancam alam sekitarnya. Melalui komunikasi manusia dapat mengetahui suatu kejadian atau peristiwa. Bahkan melalui komunikasi manusia dapat mengembangkan pengetahuannya, yakni belajar dari pengalamannya, maupun melalui informasi yang mereka terima dari lingkungan sekitarnya. 

Upaya manusia untuk dapat beradaptasi dengan lingkugannya

Proses kelanjutan suatu masyarakat sesungguhnya tergantung bagaimana masyarakat itu bisa beradaptasi dengan lingkungannya. Penyesuaian disini bukan saja terletak pada kemampuan manusia memberi tanggapan terhadap gejala alam seperti banjir, gempa bumi dan musim yang mempengaruhi perilaku manusia, tetapi juga lingkungan masyarakat tempat manusia hidup dalam tantangan. Dalam lingkungan seperti ini diperlukan penyesuaian, agar manusia dapat hidup dalam suasana yang harmonis.  

Upaya untuk melakukan transformasi warisan sosialisasi

Suatu masyarakat yang ingin mempertahankan keberadaannya, maka anggota masyarakatnya dituntut untuk melakukan pertukaran nilai, perilaku, dan peranan. Misalnya bagaimana orangtua mengajarkan tatakrama bermasyarakat yang baik kepada anak-anaknya. Bagaimana sekolah difungsikan untuk mendidik warga negara. Bagaimana media massa menyalurkan hati nurani khalayaknya, dan bagaimana pemerintah dengan kebijaksanaan yang dibuatnya untuk mengayomi kepentingan anggota masyarakat yang dilayaninya.



Dari fungsi diatas dapat dilihat bahwa komunikasi merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Kebutuhan ini pun telah dirasakan sejak jaman dahulu, dengan digunakannya simbol-simbol untuk berkomunikasi. Oleh sebab itu, komunikasi akan tetap ada dan dilakukan oleh manusia walaupun media yang digunakan akan terus berubah seiring perkembangan teknologi. 



Daftar Pustaka

Wikipedia. 2015. Komunikasi. http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi. (Diunduh tanggal 29 Maret 2015)

Kompasiana. 2014. Pentingnya komunikasi dalam Kehidupan Manusia. http://bahasa.kompasiana.com/2014/02/13/pentingnya-komunikasi-dalam-kehidupan-manusia-634851.html. (Diunduh tanggal 29 Maret 2015)

Universitas Sumatera Utara.  http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/20930/Chapter%20II.pdf;jsessionid=8F5D4A3E3D3851A27A8468C8AC0D7645?sequence=4 (Diunduh tanggal 29 Maret 2015)