Rabu, 15 Oktober 2014

4:22:00 AM

Tanpa disadari setiap orang pernah berorganisasi. Tidak peduli besar atau kecil organisasi tersebut. Dan setiap aktivitas yang telah dilakukan bersama dengan organisasi, akan menjadi pengalaman tersendiri bagi setiap anggotanya. Saya akan menceritakan pengalaman saya dalam berorganisasi, namun akan lebih baik bila saya sedikit menjelaskan apa yang dimaksud dengan organisasi.

Menurut Wikipedia organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Dan menurut James D. Mooney, organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama. Sedangkan menurut saya, organisasi adalah sekumpulan orang yang melakukan suatu kegiatan atau bekerja untuk mecapai suatu tujuan bersama.

Dalam aktivitasnya, kegiatan berorganisasi dapat memberikan pengaruh positif kepada anggotanya, seperti para anggota menjadi lebih berani untuk mengemukakan pendapatnya, lebih menghargai pendapat orang lain, belajar untuk bersikap dewasa, membentuk jiwa pemimpin, belajar untuk lebih mandiri dan dalam organisasi juga dapat menambah wawasan.

Pengalaman saya dalam berorganisasi ialah mengikuti kegiatan ekstrakulikuler taekwondo pada saat di bangku SMP. Saat itu saya berpikir bahwa bela diri sangat dibutuhkan untuk melindungi diri dari ancaman kejahatan.

Pada awal mengikuti kegiatan, para senior melakukan demontrasi gerakan-gerakan yang telah mereka latih. Acara ini bertujuan agar para anggota baru lebih bersemangat dalam berlatih kedepannya. Sebelum latihan dimulai, seluruh anggota diharuskan membaca janji taekwondo bersama-sama.

Kami Taekwondo Indonesia berjanji :
1. Menjuung tinggi nama Bangsa dan Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945
2. Mentaati asas-asas Taekwondo Indonesia
3. Menghormati Pengurus, Pelatih dan sesama Taekwondo dalam mengembangkan Taekwondo Indonesia.
4. Selalu berlaku jujur dan bertangung jawab dalam menjaga nama baik Taekwondo Indonesia.
5. Menjadi pembela keadilan dan kebenaran

Saat latihan dimulai, seluruh anggota diajak untuk melakukan pemanasan. Setelah pemanasan selesai, barulah kami diajarkan teknik-teknik baru oleh para pelatih. Dan pada akhir latihan, biasanya diadakan latih tanding dimana dua anggota akan bertarung dan dinilai gerakan-gerakan yang dilakukan. Kegiatan latihan dilakukan 2 kali dalam seminggu.

Setiap anggota yang ingin naik tingkat, diwajibkan untuk mengikuti ujian. Disini para anggota akan dinilai oleh para penguji, apakah sanggup untuk naik ketingkat selanjutnya atau tidak. Kegiatan awal saat ujian dilakukan ialah melakukan pemanasan. Kemudian seluruh anggota akan di kelompokkan sesuai dengan tingkatannya. Setelah dikelompokkan, peserta dipersilakan untuk mempraktekkan gerakan-gerakan yang telah dipelajari selama latihan. Dari sinilah penguji dapat menilai setiap anggota.

Setelah mengikuti ujian kenaikan tingkat, tahap selanjutnya ialah pengumuman. Disini akan umumkan siapa saja yang berhasil dan dapat naik ketingkat selanjutnya. Namun biasanya sebelum pembagian sabuk, seluruh anggota akan di berikan perintah yang cukup merepotkan, seperti berguling di sepanjang lapangan. Tapi semua itu terbayar ketika seluruh anggota dinyatakan telah lulus dan berhak untuk naik ketingkat selanjutnya.

Kegiatan ini terus saya ikuti dengan begitu antusias hingga datang dimana saya terpaksa untuk berhenti. Namun bukan tanpa alasan saya memilih untuk berhenti. Karena pada dasarnya pendidikan merupakan prioritas utama, maka saat itu saya di haruskan untuk fokus dengan Ujian Nasional dan meninggalkan seluruh aktivitas yang berpotensi mengganggu kegiatan belajar.
 
Berorganisasi tidak bisa hanya mempelajari teorinya saja, tetapi dengan berinteraksi langsung ke dalam organisasi lah cara terbaik untuk mendapatkan pengalaman berorganisasi yang sesungguhnya.



Referensi :